fedle-bila

Monday, November 06, 2006

Fenomena Sang Penulis Lagu I































Sang penulis lagu biasanya dituding menjadi biang kerok kaburnya beberapa personil pendiri dan pembesar band tersebut. Terlepas benar atau tidaknya kenyataan itu, terbukti sudah keperkasaan mereka menggeser teman-temannya dengan berbagai dalih, kurang professional, musikalitas yg tak berkembang, hingga masalah yang diada-adain, seperti ketidak cocokkan, dengan musik yang sedang dan akan dikembangkan dalam band.
Dewa 19 yang dimotori Dhani telah mendepak beberapa kolega lamanya seperti Ari Lasso dan Erwin Prasetya. Slank yang di motori oleh Kaka' dan Bim Bim malah lebih gila lagi mereka mendepak seluruh jagoannya seperti Pay, Bongky dan Indra Q, dan digantikan dengan orang-orang yang boleh dibilang skillnya sangat jauh dibanding ketiga orang tersebut. Eross yang menjadi pengarang lagu dikebanyakan album Sheila on 7, telah mengusir Anton dan Sakti, kemungkinan besar alasannya sama dengan Peter Pan, Ariel yang telah merumahkan Indra dan Andhika, alasannya mungkin karena musik mereka kurang berkembang dan kalah bersaing dengan Ungu dan Radja kemungkinan juga karena skill yang menurun.
Jelas sudah pergantian itu bisa berbuah positif atau negatif, Dewa 19 dan Slank serta Gigi, masih mampu bersuara di belantika musik Indonesia. Slank, meski secara musik kualitasnya berkurang tetapi lagu-lagunya masih mampu diserap dengan baik oleh Slankers, Dewa 19 album pertamanya tanpa Ari Lasso malah mencapai 1,5 juta kopi di penjualannannya yang pertama. Gigi secara musikalitas terus berkembang, gonta ganti drummer pun malah menjadi musik mereka dapat diterjemahkan oleh orang awam. Atau mungkin hanya fans-fans setianya saja ya ?
Sheila on & dan Peterpan memang belum terbukti dengan personil barunya, tetapi niat tetap eksis di dunia musik Indonesia tetap dicanangkannya. Well, semoga mereka bisa bertahan di musik Indonesia yang kian berkembang setiap waktunya.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home